Svara Fest: Ekraf Bersatu, Ruang Inklusif Tercipta

Svara Fest: Ekraf Bersatu, Ruang Inklusif Tercipta
Sumber: Antaranews.com

Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta akan menjadi saksi bisu perhelatan musik akbar, Svara Fest 2025. Lebih dari sekadar festival musik, Svara Fest merupakan inisiatif Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) yang bertujuan untuk memfasilitasi dan menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

Acara ini dirancang sebagai wadah inklusif bagi berbagai subsektor ekonomi kreatif, mulai dari UMKM hingga industri musik. Svara Fest akan menjadi panggung bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk memamerkan kreativitas dan potensi mereka kepada masyarakat luas.

Svara Fest 2025: Inkubator Ekonomi Kreatif Indonesia

Diselenggarakan pada tanggal 19-20 Juli 2025 di Stadion Baseball GBK, Svara Fest merupakan bagian dari rangkaian Kongres Pertama Gekrafs yang berlangsung pada 18-20 Juli 2025. Festival ini akan menampilkan beragam produk dan layanan dari UMKM, meliputi kuliner, fesyen, dan kriya.

Festival Director Svara Fest dan Perwakilan Gekrafs, Lutfi Dipa, menjelaskan bahwa Svara Fest dirancang untuk memperkenalkan ekosistem ekonomi kreatif kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap sektor yang berperan penting dalam perekonomian nasional.

Menampilkan Kekayaan Budaya dan Kreativitas Musik Indonesia

Svara Fest bukan hanya sekadar pameran produk UMKM. Acara ini juga akan menjadi panggung bagi musisi-musisi berbakat Indonesia. Para musisi akan menampilkan ragam genre musik, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.

Lutfi Dipa mengungkapkan ambisi untuk menjadikan Svara Fest sebagai *intellectual property* (IP) festival berskala nasional. Harapannya, acara serupa dapat digelar di berbagai kota di Indonesia, menggerakkan pertumbuhan ekonomi kreatif di seluruh penjuru negeri.

Musisi ternama seperti Maliq & D’Essentials, Sal Priadi, Tiara Andini, Ndarboy Genk, The Lantis, Ardhito Pramono x Wijaya 80, Coldiac, dan Idgitaf akan memeriahkan Svara Fest. Kehadiran mereka diharapkan akan menarik minat banyak pengunjung.

Reuni LYON dan Debut OKAAY

Salah satu penampilan yang paling ditunggu adalah reuni band LYON yang beranggotakan Onadio Leonardo (vokal), Niko Al Hakim (Okin) (bass), dan Rudye Nugraha Putra (keyboard). Ini akan menjadi penampilan pertama LYON setelah vakum beberapa tahun.

Okin juga akan tampil bersama Nicky Kay sebagai duo OKAAY. Keterlibatan Okin dalam Svara Fest didasari oleh keyakinannya terhadap potensi ekonomi kreatif Indonesia, khususnya di industri musik yang kini telah mampu membentuk pasarnya sendiri.

Pengalaman Festival yang Unik di Venue Tak Biasa

Pemilihan Stadion Baseball GBK sebagai venue Svara Fest merupakan langkah inovatif. Hal ini akan memberikan pengalaman yang berbeda dari festival musik pada umumnya.

Keunikan lokasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Svara Fest dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung. Tiket Svara Fest dapat dibeli melalui tiketapasaja.com dengan harga Rp175.000 untuk satu hari dan Rp275.000 untuk dua hari.

Svara Fest 2025 bukan hanya sekadar festival musik biasa, tetapi sebuah upaya nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Dengan menggabungkan potensi UMKM dan industri musik, Svara Fest berpotensi besar untuk menjadi acuan bagi pengembangan ekonomi kreatif di masa mendatang. Pemilihan venue yang unik juga menambah daya tarik acara ini, menjanjikan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *