Prabowo Gugup di SPIEF 2025, Putin Tepuk Tangan!

Prabowo Gugup di SPIEF 2025, Putin Tepuk Tangan!
Sumber: Liputan6.com

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menghadiri Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025 di Rusia. Kehadirannya sebagai pembicara utama menyita perhatian dunia. Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo berbagi pengalaman menarik dan pandangannya tentang kerja sama ekonomi internasional.

Pidato Presiden Prabowo di SPIEF 2025 tidak hanya berisi substansi kebijakan, tetapi juga dibumbui dengan kejujuran yang menarik perhatian hadirin. Kejujuran tersebut justru menambah daya tarik pidatonya dan diterima baik oleh para pemimpin dunia yang hadir.

Pengakuan Gugup Presiden Prabowo di SPIEF 2025

Presiden Prabowo Subianto mengakui rasa gugupnya saat berpidato di SPIEF 2025. Hal ini disampaikannya di hadapan para pemimpin dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pengakuan tersebut justru disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Suasana hangat dan apresiatif tercipta di tengah forum ekonomi internasional bergengsi tersebut.

Prabowo memulai pidatonya dengan menyapa para pembicara lain, yakni Presiden Rusia Vladimir Putin, Pangeran Bahrain Nasser bin Hamad Al-Khalifa, Wakil Perdana Menteri China Ding Xuexiang, dan Wakil Presiden Afrika Selatan Paul Mashatile.

Ia memperkenalkan diri sebagai Presiden RI yang baru dilantik pada 20 Oktober 2024. Ini menjadi pengalaman pertamanya di forum ekonomi internasional.

“Perkenalkan, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Saya baru dilantik pada 20 Oktober 2024, dan inilah forum ekonomi internasional pertama saya, sehingga mungkin saya sedikit gugup,” ungkap Prabowo.

Ajakan Kerja Sama Damai dan Potensi Ekonomi Indonesia

Presiden Prabowo menekankan pentingnya kerja sama damai antarnegara. Indonesia, menurutnya, ingin membangun hubungan yang kuat dengan negara-negara di dunia.

Ia melihat SPIEF 2025 sebagai kesempatan untuk membangun kepercayaan strategis dan peluang kesepakatan. Kesepakatan ini diharapkan bermanfaat bagi kemajuan bersama di tengah situasi geopolitik yang kompleks.

Indonesia, lanjut Prabowo, memiliki potensi ekonomi yang besar. Ia menyebut hubungan baiknya dengan korporasi Rusia dan kerja sama yang telah berlangsung lama antara Indonesia dan Rusia.

Prabowo juga menyinggung beberapa kerja sama ekonomi yang sedang dijajaki, seperti CEPA dengan Uni Eurasia, CPTPP, CEPA dengan UE, serta permohonan keanggotaan OECD.

Tantangan dan Peluang Indonesia dengan Populasi Besar

Indonesia, sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, menghadapi tantangan dan peluang yang besar. Setiap tahun, lima juta bayi lahir di Indonesia.

Jumlah ini setara dengan populasi Singapura setiap tahunnya. Dalam sepuluh tahun, angka ini akan setara dengan sepuluh kali lipat populasi Singapura.

Pemerintah Indonesia, menurut Prabowo, memiliki tugas utama untuk melindungi rakyatnya dari kelaparan, kemiskinan, dan penderitaan. Hal ini penting mengingat pertumbuhan populasi yang pesat.

Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, seperti hutan yang luas, cadangan mineral, dan komoditas yang dibutuhkan dunia. Sumber daya ini perlu dikelola dengan baik untuk kesejahteraan rakyat.

Strategi Menghadapi Tantangan Populasi

Pemerintah perlu memastikan tersedianya pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan yang memadai bagi jutaan penduduk baru setiap tahunnya.

Investasi dalam infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan ini. Indonesia juga perlu memanfaatkan potensi sumber daya alamnya secara berkelanjutan.

Setelah pidatonya, moderator SPIEF 2025 bahkan menyatakan keraguannya atas pernyataan Prabowo yang merasa gugup. Moderator terkesan dengan penyampaian Prabowo yang lugas dan berpengalaman. Hal ini menunjukkan keberhasilan Prabowo dalam menyampaikan pesan pentingnya kerja sama ekonomi dan peluang di Indonesia. Pertemuan ini menjadi bukti komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam kancah ekonomi internasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *