Setelah 102 tahun dilarang, warga Paris akhirnya dapat kembali menikmati sensasi berenang di Sungai Seine. Pada Sabtu, 5 Juli 2025, puluhan warga dari berbagai usia memadati zona renang Bras Marie, salah satu dari tiga lokasi yang dibuka untuk umum di musim panas ini.
Kegembiraan terpancar dari wajah para perenang yang antusias menyambut momen bersejarah ini. Pembukaan kembali Sungai Seine untuk kegiatan berenang menjadi warisan penting Olimpiade Paris 2024.
Sungai Seine Kembali Dibuka untuk Umum Setelah Satu Abad Lebih
Zona renang Bras Marie dibuka pukul 08.00 pagi waktu setempat. Para perenang yang telah menunggu sejak pagi mengenakan perlengkapan renang lengkap.
Salah satu perenang, Karine (51), mengatakan bahwa air sungai terasa luar biasa, berbeda dari ekspektasinya yang menganggap air akan sangat dingin.
Wali Kota Paris, Anne Hidalgo, turut hadir dan menyatakan kebahagiaannya melihat warga menikmati Sungai Seine. Ia menyebut pembukaan ini sebagai mimpi masa kecilnya yang terwujud.
Fasilitas dan Risiko Berenang di Sungai Seine
Pemerintah Paris menyediakan sejumlah fasilitas di zona renang, termasuk ruang ganti, pancuran, dan area bersantai. Tiga lokasi pemandian tersebar di berbagai titik, salah satunya dekat Menara Eiffel.
Setiap zona mampu menampung 150 hingga 300 orang. Kualitas air sungai dipantau ketat setiap hari untuk memastikan keamanan para perenang.
Meskipun kualitas air dinyatakan baik, pihak berwenang tetap mengingatkan akan potensi bahaya. Arus sungai yang kuat, lalu lintas perahu, dan kedalaman rata-rata 3,5 meter menjadi beberapa risiko yang perlu diwaspadai.
Penjaga pantai yang berjaga akan memeriksa kemampuan berenang pengunjung sebelum mengizinkan mereka masuk ke air. Ada juga peraturan dan denda bagi yang berenang di luar zona yang telah ditentukan.
Mimpi Lama Terwujud, Warisan Olimpiade Paris 2024
Gagasan untuk membuka kembali Sungai Seine untuk berenang telah digagas sejak tahun 1988 oleh Walikota Paris saat itu, Jacques Chirac. Langkah ini merupakan bagian dari upaya lebih besar.
Presiden Emmanuel Macron menyebut pembukaan ini sebagai hasil kerja keras kolektif dan momen kebanggaan bagi Prancis. Pemerintah telah berinvestasi besar untuk meningkatkan kualitas air Sungai Seine menjelang Olimpiade.
Investasi sekitar 1,4 miliar euro (sekitar Rp26,6 triliun) dialokasikan untuk membersihkan sungai. Namun, hujan lebat masih berpotensi menyebabkan polusi air.
Sistem pembuangan limbah di Paris terkadang meluap saat hujan deras, menyebabkan air hujan dan limbah masuk ke sungai. Bendera akan menginformasikan tingkat polusi air setiap hari.
Jika terjadi hujan lebat, zona renang kemungkinan akan ditutup sementara. Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan para perenang.
Akses Gratis hingga Akhir Agustus 2025
Zona renang di Sungai Seine dibuka untuk umum secara gratis hingga 31 Agustus 2025. Para perenang dapat menikmati sensasi berenang di jantung kota Paris.
Walikota Hidalgo menekankan bahwa membersihkan Sungai Seine bukan hanya untuk Olimpiade, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup warga Paris dan mempersiapkan kota menghadapi perubahan iklim.
Pembukaan kembali Sungai Seine disambut antusias oleh warga. Seorang perenang bahkan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota Hidalgo atas terwujudnya mimpi ini.
Keberhasilan pembukaan kembali Sungai Seine untuk kegiatan berenang menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup warga. Semoga Sungai Seine tetap menjadi tempat rekreasi yang aman dan menyenangkan bagi semua orang.





