Rusia tengah berupaya mengurangi ketergantungan pada aplikasi perpesanan asing seperti Telegram dan WhatsApp. Langkah ini merupakan bagian dari strategi kedaulatan digital yang lebih luas, yang didorong oleh pemerintah pasca invasi ke Ukraina.
Presiden Vladimir Putin baru-baru ini telah menandatangani undang-undang yang mendukung pengembangan aplikasi pesan dalam negeri. Aplikasi ini nantinya akan terintegrasi dengan layanan pemerintah.
Aplikasi Pesan Buatan Rusia: Upaya Kedaulatan Digital
Tujuan utama dari pengembangan aplikasi pesan ini adalah untuk mengurangi ketergantungan pada platform asing. Ini sejalan dengan upaya Rusia untuk membangun infrastruktur teknologi domestiknya sendiri.
Pemerintah berargumen bahwa aplikasi buatan dalam negeri akan memiliki fitur-fitur yang tidak tersedia di aplikasi pesaing seperti Telegram dan WhatsApp.
Namun, langkah ini menuai kritik. Banyak yang khawatir akan potensi pelanggaran privasi dan pembatasan kebebasan pribadi akibat kontrol pemerintah yang ketat.
Sebuah kelompok hak digital di Rusia, Masyarakat Perlindungan Internet, bahkan menduga pemerintah akan memperlambat akses ke WhatsApp dan Telegram untuk memaksa migrasi pengguna ke platform baru.
Pengembangan Konsol Game Domestik
Ambisi Rusia dalam kedaulatan digital tidak hanya terbatas pada aplikasi perpesanan. Mereka juga berencana mengembangkan konsol game domestik.
Proyek ini diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia, dan rencananya akan menggunakan prosesor Elbrus dan sistem operasi Aurora atau Alt Linux.
Prosesor Elbrus, yang awalnya dirancang untuk keperluan pertahanan, mungkin belum setara dengan prosesor buatan Intel atau AMD yang digunakan dalam konsol game modern seperti PS5 atau Xbox.
Konsol game buatan Rusia ini diproyeksikan lebih fokus pada dukungan game-game domestik. Ini diharapkan dapat mendorong perkembangan industri game dalam negeri.
Selain proyek utama, ada juga konsol lain yang sedang dikembangkan bernama Fog Play. Konsol ini dikabarkan akan berfokus pada layanan *cloud gaming*.
Dukungan terhadap Industri Game Dalam Negeri
Pengembangan konsol game domestik ini merupakan bagian penting dari strategi Rusia untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing. Sansi dari negara Barat setelah invasi ke Ukraina membuat Rusia terisolasi dalam berbagai sektor, termasuk teknologi digital.
Wakil Ketua Komite Kebijakan Informasi Duma Negara, Anton Gorelkin, menegaskan bahwa konsol ini tidak dirancang untuk menjalankan game-game internasional. Tujuannya adalah untuk mendukung industri game dalam negeri.
Dengan demikian, pengembangan konsol game ini diharapkan dapat memicu pertumbuhan developer game lokal di Rusia.
Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Rusia dalam mencapai kemandirian teknologi, meskipun hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi implikasi terhadap privasi dan kebebasan individu. Masa depan proyek-proyek ini masih harus dilihat, apakah akan sukses di pasar atau hanya menjadi simbol dari upaya kedaulatan digital yang penuh tantangan.





